Baju untuk Shalat

Image
Sepekan setelah kembali dari kampung halaman. Kami memang sudah beraktifitas seperti sedia kala. Hanya saja, kenangan indah selama di kampung halaman masih belum bisa hilang dari ingatan. 
Masih segar dalam ingatan ketika sepupu saya, Aqil menjadi pemandu saya mengunjungi rumah-rumah yang masuk kategori fakir miskin di gunung. Mobil harus jalan menanjak di medan sempit yang diapit jurang dan tebing. Harus supir yang cukup mumpuni untuk bisa jalan di medan seperti itu. Saya yakin, mobil city car apalagi super car juga tak akan mampu menembus medan yang cukup curam itu.
Sore itu, selepas Ashar dengan sedikit tenaga yang tersisa jelang bedug Maghrib. Saya, Aqil dan supir berencana mengantar sembako. Aqil yang mendata keluarga mana saja yang darurat dibantu. 
Mobil pun tiba di pemberhentian terakhir, dan kami harus jalan kaki melanjutkan perjalanan dengan harus menggotong barang-barang. Tubuh kecil saya dan Aqil yang kebetulan lagi puasa agak terhoyong menahan berat, berjalan miring samb…

Tips Menggunakan THR


Asyik, sebentar lagi uang THR alias Tunjangan Hari Raya turun. Eits, tunggu dulu! Jangan langsung dihabiskan! Lakukan langkah berikut ini, agar Anda tidak langsung 'kere' selepas lebaran!

1. Prioritaskan Untuk Hari Raya

Sesuai dengan namanya, Tunjangan Hari Raya, maka uang ini memang ditujukan untuk digunakan pada Hari Raya Lebaran. Jadi prioritaskan penggunaannya untuk keperluan Lebaran, seperti ongkos mudik, baju lebaran, kue lebaran atau malah angpau. Meski diprioritaskan untuk Hari Raya, bukan berarti Anda bisa menghabiskan semua uang THR untuk hal ini ya. Karena setelah lebaran atau mudik, Anda masih harus bertahan hidup hingga gajian selanjutnya. Tidak boleh boros bukan berarti harus pelit.
2. Pisahkan Uang Untuk Ditabung
Seringkali permasalahan utama yang menghalangi orang untuk menabung adalah karena tidak punya uang lebih untuk ditabung. Nah, Uang THR ini bisa dibilang 'uang kaget' yang bisa digunakan untuk menambah saldo di bank. Setidaknya sisihkan sekira 10% dari THR Anda.
3. Pakai Untuk Bayar Hutang Atau Dana Darurat
Hayo ngaku! Siapa yang masih punya hutang atau cicilan? Nah, mumpung dapat THR, bayar utang dahulu. Mempunyai hutang yang berlarut-larut hanya akan memberatkan finansial Anda. Anda akan semakin sulit menabung karena uangnya habis untuk bayar bunga berbunga.
Tidak punya hutang? Bagus! Nah sisihkan saja untuk dana darurat, Jadi presentasi untuk bayar hutang dan dana darurat ini 15 persen dari THR. 
4. Sisihkan Untuk Investasi
Mumpung ada THR, mungkin Anda bisa memanfaatkannya untuk berinvestasi di tabungan jangka panjang atau modal bisnis. Gunakan 10 persen dari uang THR untuk investasi ya. 
5. Zakat, Infaq dan Sedekah.
Ingat! Sebagian dari harta kita ada milik orang lain. Selagi di bulan suci, saatnya Anda banyak berbagi untuk yang membutuhkan. Agar ke depannya rezeki makin berlimpah.
Nah, sudah tahu kan mau dialokasikan untuk apa saja uang THR Anda?

Comments

  1. Terima kasih tipsnyaaa.. ini nih yg suka dilupakan orang yaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa mbak.....hehehhe buat pengingat saya juga sih. Salam kenal

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset

5 Blogger Favorit Saya