Resolusi Tahun 2020

Image
Alhamdulillah, akhirnya sampai juga di awal tahun 2020. Tahun yang dulu saya pikir sangat 'sophisticated' seperti film The Matrix dan Science Fiction lainnya yang mengumbar kecanggihan tahun 2020. Atau malah awal dari apocalypse dunia. Ternyata tahun 2020 tidak seheboh bayangan masa kecil saya, dimana dunia sudah sedemikian canggih dan penuh robot. Walau memang lebih canggih untuk beberapa inovasi, tapi ya masih tidak terlalu signifikan.  "Yang canggih mah canggih. Yang terbelakang ya tetap terbelakang, susah listrik apalagi jaringan internet." Lalu apa resolusi tahun barumu? Masihkah target-target dunia masuk dalam list? Al-Qur’an surat al-Anbiyâ’ (21): 35 dan al-Ankabût (29): 57 menyebutkan bahwa semua yang bernyawa akan mati. Bahkan dalam surat al-A’râf (7): 34 ditegaskan bahwa semua umat mempunyai ajal (batas waktu) yang telah ditentukan oleh Allah. Ketika ajal tersebut sudah tiba, maka tidak bisa ditunda ataupun dipercepat barang sesaatpun.

Sirplus, Solusi Minum Obat Puyer untuk Anak


Belakangan ini, anak saya Sydney harus meminum obat puyer yang tergolong antibiotik karena penyakitnya. Pada minggu-minggu sebelumnya, ritual minum obat walaupun drama masih bisa teratasi karena jumlah obat yang masih sedikit. Ternyata penyakitnya juga belum pulih.

Setelah melewati serangkaian pemeriksaan dari rontgen, mantoux sampai tes hematologi. Ternyata leukosit Sydney cukup tinggi. Walaupun tidak demam, tetapi efeknya berat badan Sydney merosot. 

Menurut diagnosa dokter, Sydney terkena infeksi saluran pernafasan, bukan TBC. Namun Sydney terpapar lewat udara saat antibodi-nya drop. 

Alhasil kemarin kami harus mendapatkan obat yang cukup banyak. Tiga obat sirup, 3 obat puyer, yang dua-nya adalah antibiotik yang harus diminum 15 hari, tiga kali sehari. Drama pun dimulai.

Malam pertama, gagal memberikan obat, 4 kali usaha, sukses dimuntahkan. Saya 'spaneng', perpaduan antara panik karena gagal memberikan obat yang sangat penting untuk proses kesembuhan, plus ingat harga obat dan serangkaian pemeriksaan yang super mahal, dan saya single fighter. Alhasil saya malah menangis karena stress juga.

Semalaman saya tidak bisa tidur, antara harus kembali ke dokter dan minta opsi pengobatan lain. Dengan resiko obat-obat mahal itu harus dibuang. Atau cari cara minum obat puyer yang menyenangkan.

Alhamdulillah... ketemu video postingan di Youtube Channel tentang Sirplus Sirup. Sirup pemanis alami dengan rasa buah stroberi, jeruk, anggur dan melon yang bisa dijadikan pelarut aman obat puyer yang rasanya pahit. Insya Allah tidak ada efek samping.

Sirplus rasa buah ini memang berfungsi untuk menutupi rasa pahit pada obat, sehingga memudahkan anak-anak untuk meminum obat karena memiliki rasa buah yang disukai anak. Sirplus ini mengandung gula alami sehingga tidak merusak atau mempengaruhi khasiat dari obat.

Pagi-pagi buta langsung 'ngacir' ke apotik terdekat cari Sirplus. Qadarallah ada apotik 24 jam yang menyediakan Sirplus. Hanya tinggal ada rasa jeruk dan anggur. Harganya Rp 17,200, padahal harga eceran tertinggi (HET) Rp 16,500. Ya sudah tidak apa.

Dan waktunya ritual minum obat dimulai. Saya mencampurkan 1 bagian obat dengan 3 bagian sirplus sirup/granul atau secukupnya. Lalu meminumkan ke anak dengan membaca bismillah dan tangan kanan. 

Alhamdulillah! Obat sukses diminum tanpa dimuntahkan kembali. Drama minum obat puyer pun berakhir. 

Terima kasih Meprofarm, yang sudah terpikir membuat Sirplus sebagai 'dewa penolong' emak-emak yang kebingungan meminumkan obat puyer untuk anak.

Comments

Popular posts from this blog

Hijab Syar'i Tak Perlu Tutorial

'Excellent Services' ala Rumah Sakit Hermina