Kesibukan Ramadhan Tahun Ini

Image
Masih lama dari deadline pendaftaran 1 Mei 2018. Tapi panitia sudah mulai sibuk, cetak-cetak yang perlu dicetak, video editing dan narasi sudah mulai digarap oleh tim ahli.  Karena Insya Allah, tahun ini BEDA. 
Hafalan tahun ini didukung dengan audio visual yang mumpuni untuk mempermudah proses hafalan ala metode Kauny ini. Insya Allah menggunakan 'fun theory' tapi tetap syar'i. 
Memang cuma 2 hari tapi 'full schedule'. Meski ada target hafalan, peserta juga akan mendapatkan materi lain untuk pemahaman surah Al Kahfi. Ada juga games untuk memudahkan proses hafalan dengan menggunakan flash card khusus, makanya workshop menghafal ini cocok dari anak-anak, sampai dewasa. 
Tim kami tak hanya digawangi oleh Majelis Al Kahfi, ibu-ibu yang sudah duluan menghafal Al kahfi, juga ada para profesional lulusan universitas dan pesantren ternama.
Kami sebetulnya hanya kumpulan orang fakir ilmu yang masih akan terus belajar sampai mati, sambil mentransfer sedikit ilmu kami. Kala…

Dicari Ayah Siaga dalam Islam!

Anak merupakan amanah dari Allah. Selama ini terkait pendidikan anak, baik seputar akhlak, agama maupun pengetahuan dasar, cenderung dibebankan pada ibu. Ibu memang merupakan madrasah pertama bagi anak.

Tapi faktanya ayah juga memiliki kewajiban yang sama, bukan hanya mencari nafkah. Banyak ayah yang menganggap kalau tugas sudah cukup dengan memberi nafkah. Padahal ada tugas yang lebih penting yaitu memenuhi kebutuhan rohani anak-anak berupa keimanan dan amal saleh.

Allah tidak pernah memerintahkan para ayah untuk melindungi anaknya dari panasnya terik matahari atau dari perihnya rasa lapar. Tetapi justru Allah memerintahkan para ayah untuk melindungi anak-anak mereka dari api neraka. Hal ini tertulis di surah At-Tahrim ayat 6.

"Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri-diri kalian dan keluarga-keluarga kalian dari api neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu."

Sudah dipastikan bahwa setiap ayah tentu sangat menyayangi dan mencintai anak-anaknya dan tidak akan tega membiarkan anak-anaknya tidak makan atau tidak berpakaian, maka apakah dia tega jika anaknya dijadikan sebagai bahan bakar neraka atau berpakaian dengan pakaian dari api neraka?

di dalam Alquran memuat banyak tentang tanggung jawab seorang ayah. Menurut dia, dari 17 percakapan tentang pengasuhan, 14 diantaranya adalah percakapan antara ayah dengan anaknya. Hal ini membuktikan betapa ayah memegang peranan penting dalam pendidikan anak.

Oleh karena itu ketika seorang menjadi laki-laki maka dia harus mengingat tiga peran. Yaitu yang pertama peran menjadi anak laki-laki dari ibunya, yang kedua, kelak menjadi peran sebagai suami yang harus membimbing istrinya, dan yang ketiga peran menjadi ayah.



Maka dari itu dia menegaskan agar harus segera memutus mata rantai kerusakan ini jika tidak ingin terjadi kerusakan yang semakin besar.



Sebelum bermimpi punya anak sholeh yang hafal Quran, para ayah seharusnya memperbaiki dirinya dahulu. Para ayah seharusnya mendidik sang istri supaya shalihah, dan membahagiakan istrinya. Karena emosi dan ketidak-bahagiaan sang istri akan menular ke anak, walau istri/ibu hanya menyimpannya dalam hati. Kemudian saling berbagi dalam kepengurusan anak.



Namun yang sering terjadi adalah, ayah menjadi jumawa karena sudah menafkahi anak istri dan semua diserahkan ke istri. Biar si ayah bisa fokus mencari nafkah di luar dan sampai rumah sibuk main gadget. Boro-boro mengajarkan anak mengaji, dirinya saja sibuk dengan urusan dunia dan mengurusi syahwatnya saja sehingga tak sempat menimba ilmu agama. 



Mimpinya punya keluarga sakinah, mawaddah warrahmah. Anak istri akan membawa ke surga. Sedang dirinya malah asyik masyuk dengan perhiasan dunia. 



Ingat! Kalau misalkan anak istri masuk neraka karena kurang perhatian dari ayah. Anak istri berhak menuntut sang suami/ayah. Karena tanggung jawab sang ayah bukan hanya uang! 






Comments

  1. Masya allah, beratnya tugas seorang ayah ya mbak. Sayangnya banyak ayah hari ini nggak sadar akan tanggungjawabnya. Hingga abai pada keluarga

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya....yang mengerikan itu Ayah-ayah biologis yang cuma tanam saham dan trus pergi, meski ada ikatan pernikahan yang sah. Semoga Allah memberi pembalasan di akhirat nanti. Salam kenal!

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

5 Blogger Favorit Saya

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset