Baju untuk Shalat

Image
Sepekan setelah kembali dari kampung halaman. Kami memang sudah beraktifitas seperti sedia kala. Hanya saja, kenangan indah selama di kampung halaman masih belum bisa hilang dari ingatan. 
Masih segar dalam ingatan ketika sepupu saya, Aqil menjadi pemandu saya mengunjungi rumah-rumah yang masuk kategori fakir miskin di gunung. Mobil harus jalan menanjak di medan sempit yang diapit jurang dan tebing. Harus supir yang cukup mumpuni untuk bisa jalan di medan seperti itu. Saya yakin, mobil city car apalagi super car juga tak akan mampu menembus medan yang cukup curam itu.
Sore itu, selepas Ashar dengan sedikit tenaga yang tersisa jelang bedug Maghrib. Saya, Aqil dan supir berencana mengantar sembako. Aqil yang mendata keluarga mana saja yang darurat dibantu. 
Mobil pun tiba di pemberhentian terakhir, dan kami harus jalan kaki melanjutkan perjalanan dengan harus menggotong barang-barang. Tubuh kecil saya dan Aqil yang kebetulan lagi puasa agak terhoyong menahan berat, berjalan miring samb…

6 Akibat Malas Mandi


Adakah di antara Anda yang seperti saya? Malas bergegas untuk mandi ketika hari libur tiba tetapi tidak punya agenda. Kalau ada, mari kita bergandengan tangan.

Hari libur adalah hari di mana saya dan Anda punya hak untuk bisa gegoleran seharian di rumah. Karena itu satu-satunya hari kita tak perlu 'jaim', tampil sempurna di hadapan bos, klien, teman kantor, dosen, atau teman kampus. Nah, karena tidak harus tampil di depan orang lain itulah, ada rasa 'males' untuk sekedar bangun pagi dan membersihkan badan. Mendadak kegiatan mandi yang rutin dilakukan setiap pagi di hari kerja menjadi tidak masuk prioritas. 

Kelar shalat subuh dan tilawah sebentar, biasanya saya langsung tarik selimut siap melanjutkan mimpi. Bangun tidur biasanya tidak langsung ambil handuk dan bergegas ke kamar mandi. Tetapi langsung cari makanan untuk sarapan. Sarapan pun diperlambat sambil buka laptop, cek hape, dan terkadang malah jadi nonton youtube. Kelar makan, beberes rumah, dan balik ke ranjang.

Biasanya ritual mandi baru terlaksana jam 11-an menjelang shalat zhuhur. Atau tetiba ada telepon dan pesan penting bahwa saya harus bertemu seseorang untuk suatu urusan. Langsung lompat dari ranjang dan bergegas mandi. 

Menurut saya, tidak apa sesekali malas mandi di hari libur sebagai bentuk penghargaan setelah lima hari bangun dan mandi pagi sekali sebelum beraktifitas. Tetapi hati-hati kalau Anda terus-terusan males mandi. Sudah pasti Anda bakal:

1. Bau badan
Saat beraktivitas terutama di luar ruangan, tubuh akan mengeluarkan kurang lebih 2 liter keringat seteiap harinya.


Nah, kini Anda bayangkan jika  malas membersihkan badan. Hal ini memberikan kesempatan bakteri untuk berkembang biak dan menyebabkan bau badan.


2. Gatal-gatal.
kondisi tubuh yang lembap dapat membuat berkembang biak dengan pesat dan menyebabkan rasa gatal pada tubuh.

3. Penyakit kulit.
Bukan cuma gatal-gatal dan bau badan, malas mandi juga bisa mengakibatkan gangguan kulit seperti eksema. Penyakit ini berupa lepuhan pada kulit dan jika pecah akan mengeluarkan cairan.

4. Penyakitan.
Jika kita malas mandi akan membuat tubuh mudah terserang kuman dan menimbulkan penyakit.

5. Stress.
Mandi memberikan sensasi menenangkan. Apalagi jika aroma sampo dan sabun yang kamu pakai memiliki kandungan alami aromaterapi.

6. Peredaran darah tidak lancar.
Mandi dapat membuat otot-otot yang tegang menjadi rileks sehingga mengurangi pegal-pegal pada tubuh karena peredaran darah jadi lancar.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset

5 Blogger Favorit Saya