MANUSIA: Khalifah di Muka Bumi

Image
Nama Nabi Adam Alaihisalam.disebut dalam Al-Quran sebanyak  25 kali di beberapa surah dalam Al Quran. Dalil-dalil tentang penciptaan nabi Adam bisa kita jumpai pada surah al-Baqoroh ayat (30-39) Allah berfirman "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Aku hendak menjadikan khalifah di bumi," Mereka berkata "Apakah Engkau akan menjadikan orang yang akan merusak dan menumpahkan darah disana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan mensucikan nama-Mu?Dia (Allah) Berfirman "Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui"
Sekilas dari ayat tersebut, malaikat yang bertanya pada Allah terkesan meragukan keputusan Allah untuk menciptakan makhluk bernama manusia. Sebenarnya malaikat adalah makhluk Allah yang tak akan pernah menolak perintah Allah, pertanyaan malaikat itu lebih kepada penasaran, ingin mencari tahu dan memohon penjelasan agar dapat dijadikan hikmah bagi mereka bukan sebagai bentuk penolakan akan apa yang diciptakan oleh Alla…

Kamu Dimana?


Hari mulai senja, sambil menyeruput kopi dingin di sebuah kafe bernama Kafe Kenangan. Satu persatu kenangan akan dirimu berseliweran tanpa permisi di pelupuk mata. Senyum manis yang tersungging di wajah perpaduan Arab dan Batak, pupil mata coklat, dan bulu mata lentikmu seakan nyata di depanku. 

Kamu tahu kan, kalau aku tidak pernah menyukai kopi. Asam lambungku bisa naik bila menyesap kopi. Meski sama-sama kafein, lambungku lebih bersahabat dengan teh. Tapi sore ini, atas nama kenangan, aku ingin menyicipi kopi kegemaranmu.

Tiba-tiba, alam pikiranku mundur ke hampir 19 tahun lalu. Gadis manis berwajah Arab itu duduk tanpa kerudung di kelas yang masih sepi. Aku berbasa-basi sejenak, sebelum menyodorkan tangan kananku. "Risma..."

Kamu bingung, mata coklatmu menatapku tajam. Kemudian tersenyum dan menyambut tanganku, "Khadijah Hasibuan..."

"Oh....orang Batak?" Tanyaku sok tahu.

"Tepatnya Tapanuli Selatan..."

Dan aku ber-o ria. 

"Aku dari Jakarta..." aku memperkenalkan diri dengan sopan.

"Iya tau....dari gayanya sudah terlihat...." Khadijah yang dikemudian hari kupanggil DJ pun menyahut dengan logat khas Bataknya. Dan sejak itu kami berteman.

Pertemanan kami jelas bukan pertemanan biasa. Semakin hari, derajat pertemanan kami meningkat, lama-lama aku merasa dia lebih cocok kusebut sahabat dibanding hanya teman biasa.

Sepanjang masa kuliah, aku menghabiskan masa-masa indah dengan dia dan keempat sahabatku yang lain; Widi, Dewi, Irma dan Ari. Sesekali memang Isma menjadi bagian dari kelompok kita. 

Kamu masih ingat kan, masa-masa indah kita di desa-desa tempat kita menghabiskan masa praktikum kuliah pertanian. Kamu mengajari aku untuk tangguh dan tidak menjadi cengeng. Aku pikir kamu itu perempuan tegar. Hidup yang keras mengajari kamu untuk tegar.

Kita pun bertumbuh bersama, lulus dari universitas negeri dan kamu memilih mengadu nasib di ibukota. Kesibukan kita kala itu, tidak menghalangi aku dan kamu untuk selalu bersama, setidaknya menghabiskan waktu bersama di akhir pekan. Terkadang malah kamu menemaniku berhari-hari hanya untuk sekedar bercerita tentang hal-hal remeh hingga serius.

Kita kami semua menikah dan punya anak, kamu mulai menjauh. Dan tiba-tiba secara perlahan lenyap dari aku, Widi, Dewi, Irma dan Ari.

Aku mencari kamu DJ! Kami mencarimu. 

Terbayang tidak, dari sahabat terdekat kemudian kamu menghilang tanpa jejak. Tanpa jejak! Semua orang yang kupikir bisa menghubungkan aku denganmu lagi tetiba tutup mulut.

Kamu tahu kalau aku social media enthusiast. Maka kamu menutup semua akunmu, membiarkannya tak bertuan.

Hampir 4 tahun, kamu hilang tanpa jejak. Tetapi setiap saat aku tak lupa berdoa, semoga kamu baik-baik saja. 

Kamu tahu kan kemana harus menghubungi aku? 

Comments

Popular posts from this blog

Hijab Syar'i Tak Perlu Tutorial

Sirplus, Solusi Minum Obat Puyer untuk Anak

Resolusi Tahun 2019