Bedak Wardah Pilihanku

Image
Saya memang bukan tipe orang yang suka memoles diri di depan kaca. Tapi sebagai perempuan, pasti punya perlengkapan dandan sederhana, salah satunya bedak. Untuk orang seperti saya yang sering lupa dan malas pakai krim skincare bahkan suka malas mandi kalau tidak perlu. Maka bedak two cake adalah solusi praktis untuk menyulap wajah yang 'kucel' jadi sedikit kinclong.
Bagi muslimah, pilih kosmetik juga aturan mainnya. Aturan pertama tentu saja, kita harus memastikan kalau kosmetik yang kita pakai terbuat dari bahan yang terjamin kehalalannya. Beruntung saya menemukan kosmetika Wardah yang merupakan pioner produk halal di Indonesia.
Untuk bedak saya memilih Exclusive Two Way Cake Wardah. Bedak yang saya gunakan ini walau katanya exclusive alias untuk make up 'berat'. Teksturnya halus sekali, lembut di kulit dan tahan lama. Bagusnya lagi bedak ini tidak mengandung bahan yang bersifat comedogenic yang artinya bila digunakan tidak akan menyumbat pori-pori dan tidak menimbulkan…

Resep Soto Betawi Ala-Ala


Meski saya tidak punya darah Betawi, tapi sebagai kelahiran tanah Betawi, ternyata lidah saya lebih cocok dengan makanan Betawi, ketimbang daerah asal orang tua saya di Jawa Tengah. Salah satu makanan favorit saya adalah Soto Betawi. Mungkin karena sejatinya saya ini penyuka makanan berkuah panas, jadi segala jenis soto dan bakso saya suka. 

Karena saya suka, maka saya pun suka memasaknya. Dengan hasil eksperimen dari resep turun-menurun orang Betawi yang saya kenal, ditambah sedikit penyesuaian lidah Jawa, maka terciptalah resep Soto Betawi Ala-ala ini.

Bahan (untuk 6 porsi):
  • 2500 ml air
  • 500 ml santan dari 1 butir kelapa
  • 600 gram daging sandung lamur 
  • 10 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya
  • 7 sendok teh garam
  • 6 cm kayumanis
  • 5 batang serai, ambil putihnya & memarkan
  • 3 butir cengkeh
  • 3 cm lengkuas, dimemarkan
  • 3 sendok makan minyak untuk menumis
  • 3 lembar salam
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1/2 buah pala
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
Bumbu halus:
  • 15 butir bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 2 cm jahe
  • 2 sendok teh ketumbar bubuk
Bahan pelengkap:
  • 50 gram emping goreng
  • 4 buah tomat, dipotong-potong
  • 2 1/2 sendok teh air jeruk nipis
  • 2 batang daun bawang, diiris halus
  • 2 sendok teh bawang merah goreng
Cara membuat:
  1. Didihkan 2500 ml air dan rebus daging sandung lamur sampai matang. Masukkan sedikit garam, potongan jahe, dan daun salam. Potong daging seukuran satu suapan. Jangan buang kaldunya.
  2. Goreng daging iris.
  3. Selagi menunggu rebusan mendidih, panaskan minyak dan tumis bumbu halus beserta kayumanis, pala bubuk, cengkeh, serai, lengkuas, daun jeruk, dan sisa 1 lembar daun salam sampai harum.
  4. Masukkan tumisan ke dalam kaldu daging, kemudian bumbui dengan garam, merica bubuk, gula pasir, dan santan.
  5. Setelah mendidih, masukkan daging goreng tadi. Irisan daun bawang, bawang goreng, irisan tomat.
  6. Hidangkan panas-panas dengan nasi panas dan topping jeruk nipis, sambal rawit dan kecap bila suka.
Nah, Selamat mencoba!

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

5 Blogger Favorit Saya

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset