Resolusi Tahun 2020

Image
Alhamdulillah, akhirnya sampai juga di awal tahun 2020. Tahun yang dulu saya pikir sangat 'sophisticated' seperti film The Matrix dan Science Fiction lainnya yang mengumbar kecanggihan tahun 2020. Atau malah awal dari apocalypse dunia.
Ternyata tahun 2020 tidak seheboh bayangan masa kecil saya, dimana dunia sudah sedemikian canggih dan penuh robot. Walau memang lebih canggih untuk beberapa inovasi, tapi ya masih tidak terlalu signifikan. 
"Yang canggih mah canggih. Yang terbelakang ya tetap terbelakang, susah listrik apalagi jaringan internet."
Lalu apa resolusi tahun barumu? Masihkah target-target dunia masuk dalam list?
Al-Qur’an surat al-Anbiyâ’ (21): 35 dan al-Ankabût (29): 57 menyebutkan bahwa semua yang bernyawa akan mati. Bahkan dalam surat al-A’râf (7): 34 ditegaskan bahwa semua umat mempunyai ajal (batas waktu) yang telah ditentukan oleh Allah. Ketika ajal tersebut sudah tiba, maka tidak bisa ditunda ataupun dipercepat barang sesaatpun. Namun demikian, kematian bu…

Godaan Promo Belanja Online


Saya termasuk orang yang betah berjam-jam menatap layar demi 'hunting' barang di toko online. Biasanya saya curi waktu di malam hari saat sunyi, atau saat 'gabut' tak jelas di siang hari hanya untuk cuci mata alias window shopping di dunia maya. 

Sensasinya sama saja dengan window shopping di dunia nyata. Hanya saja ini tidak perlu capek dan modal uang untuk transportasi dan makan. Keduanya sama-sama bisa bikin lupa waktu, saking serunya.

Sama halnya window shopping di dunia nyata. Window shopping di dunia maya juga tidak selalu berujung transaksi. Namun bedanya, resiko kerugian 'dompet jebol' saat belanja online lebih sedikit ketimbang offline. Pergi ke mall, walau akhirnya kita tak mendapatkan barang yang kita incar, uang tetap habis untuk makan, bensin, dan kadang tergoda membeli barang lain yang lebih mahal.

Kalau dipikir, belanja online itu lebih hemat. Pada harga barang yang sama dengan toko offline, biaya minus akomodasi. Apalagi ditambah dengan promo diskon yang terkadang gila-gilaan.  Dan saya termasuk perempuan 'modis' atau 'modal diskon'. Dasar perempuan, diskon cuma 10 % saja rasanya sudah berharga sekali. 

Saya tahu kapan saat-saat marketplace favorit saya menggelar pesta diskon. Terkadang saya catat, termasuk kode-kode untuk mendapatkan diskon. Meskipun hanya free ongkos kirim kok kayaknya tetap seru. 

Jadi urutannya kalau saya sedang mengincar suatu barang, maka saya harus survey harga dulu di dunia maya, termasuk promo diskonnya. Kalau sudah, saya terkadang menyempatkan diri untuk cek harga mall saat saya ada keperluan di mall tersebut. Mana yang lebih murah? Kalau online lebih murah, ya langsung cuzz belanja online.

Memang tak semua barang belanja online sih. Untuk produk pakaian, sepatu terutama yang mereknya tak jelas atau produk KW saya menghindari membeli online. Sering kecewa!

Tapi kalau hanya produk yang tak perlu cek ukuran atau bahan, dan sudah jelas bahannya sih, lebih baik online. Saya dari sabun mandi, popok anak dan laptop juga beli online. Memang lebih murah! Sekalipun belanja online terkadang masih pakai ongkos kirim, tetapi ya tetap lebih murah. 

Pernah keburu nafsu membeli kosmetik di ritel resmi di mall, tanpa survey terlebih dahulu di online. Ternyata di Sociolla menjual kosmetik serupa dengan diskon 30-50% dan itu asli. Rasanya 'nyesek'!

Jelang lebaran, biasanya saya juga hunting untuk kado lebaran lewat online. Nah, kira-kira marketplace mana yang sedang menggelar promo belanja online nih?

Comments

Popular posts from this blog

Sirplus, Solusi Minum Obat Puyer untuk Anak

Hijab Syar'i Tak Perlu Tutorial

Pecak Timun Betawi