Kesibukan Ramadhan Tahun Ini

Image
Masih lama dari deadline pendaftaran 1 Mei 2018. Tapi panitia sudah mulai sibuk, cetak-cetak yang perlu dicetak, video editing dan narasi sudah mulai digarap oleh tim ahli.  Karena Insya Allah, tahun ini BEDA. 
Hafalan tahun ini didukung dengan audio visual yang mumpuni untuk mempermudah proses hafalan ala metode Kauny ini. Insya Allah menggunakan 'fun theory' tapi tetap syar'i. 
Memang cuma 2 hari tapi 'full schedule'. Meski ada target hafalan, peserta juga akan mendapatkan materi lain untuk pemahaman surah Al Kahfi. Ada juga games untuk memudahkan proses hafalan dengan menggunakan flash card khusus, makanya workshop menghafal ini cocok dari anak-anak, sampai dewasa. 
Tim kami tak hanya digawangi oleh Majelis Al Kahfi, ibu-ibu yang sudah duluan menghafal Al kahfi, juga ada para profesional lulusan universitas dan pesantren ternama.
Kami sebetulnya hanya kumpulan orang fakir ilmu yang masih akan terus belajar sampai mati, sambil mentransfer sedikit ilmu kami. Kala…

Surah Al Kahfi dan Dajjal


Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470)

Di kehidupan saya yang lampau, saya hampir tidak pernah terpikir untuk menghafal surah Al Kahfi. Bahkan ketika saya akhirnya tahu bahwa membaca Al Kahfi di hari Jumat itu sunnah. Saya belum terbersit untuk menghafal Surah Al Kahfi yang cukup panjang dan ayatnya rada kurang familiar.

Alhamdulillah, hidayah Allah datang juga. Saya pun akhirnya menghafalnya. Belakangan, saya baru tahu bahwa Surah Al Kahfi ternyata memiliki makna yang lebih mendalam. Bukan hanya di dalamnya terdapat kisah Ashabul Kahfi. Juga karena Surah Al Kahfi itu merupakan salah satu surah penting yang bisa menangkal Dajjal. Lalu apa itu Dajjal?


Dari beberapa hadis tentang Dajjal, banyak para ulama berbeda pemahaman. Ada yang berpendapat keberadaannya benar adanya dan ia sebagaimana bentuk dan sifatnya. Ia mampu menghidupkan orang yang telah dibunuhnya, buta dan seterusnya. Ia adalah pribadi yang diilustrasikan dalam hadis nabi. Pendapat ini dijelaskan oleh an-Nawawi dalam Syarh Muslim. Dajjal adalah personal (syakhsun bi ‘ainihi).

Secara terminologis, Dajjal diartikan sebagai orang yang menutupi sesautu. Karena ia disebut dalam hadis sebagai A’war. Ia dianggap telah menutupi kebenaran, dan orang yang paling berdusta. Pemaknaan literal seperti ini pernah terjadi dalam sejarah Islam. Para pendusta atas nama agama, sering disebut sebagai Kadzzab, Dajjal.

Imam Malik bin Anas, salah seorang Ahli Fikih dan Ahli Hadis abad 2 H pernah men-jarh­ salah seorang perawi hadis yang sering berdusta atas nama hadis nabi. Karena ia sering meriwayatkan hadis dengan dusta pada nabi. Ia di-jarh dengan Dajjal.

Ada yang berpendapat bahwa ia ada, akan tetapi wujudnya belum bisa dipastikan. Pendapat ini diperkuat oleh Badruddin al-‘Aini dalam Syarh Sunan Abi Daud, bahwa identifikasi fisik Dajjal dalam hadis Nabi merupakan tamsil atas meninggi dan meningkatnya kejahatan, kerusakan di bumi.

Pemahaman ini didapatkan dari pernyataan ulama Sunni,bahwa Dajjal adalah fitnah terbesar umat Islam. Jika agama Islam membawa rahmat dan kasihs ayang, maka Dajjal hanya akan muncul jika tidak ada lagi kasih sayang di antar umat manusia. Sebagaiman ini implementasi dari Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin. Sebagai mana juga fungsi agama sebagai pembawa kebajikan di antara umat manusia.
Penafsiran ini sedikit banyak beririsan dengan pandangan Mu’tazilah. Bagi Mu’tazilah, Dajjal yang digambarkan dalam hadis Nabi, ditafsirkan tidak secara literal, karena ia bukan personal. Akan tetapi, ia adalah karakter utama dari keburukan dan kejahatan itu sendiri.
Jika kita telusuri lebih jauh, narasi tentang dajjal tidak saja berada dalam Islam. Ia memiliki banyak versi. Dalam banyak literatur, selain ia dinisbatkan sebagai tanda bagi akhir dari dunia. Kemampuannya untuk memanipulasi pandangan kasat mata orang-orang, menunjukkan tidak ada lagi peran agama dan kebaikan pada waktu itu.
Dajjal bisa saja tontonan, musik yang menyesatkan dan melenakan, membuat muslim tak suka menjadi muslim yang sesungguhnya. Dajjal bisa juga makhluk yang menyeramkan yang akan datang di hari akhir. 
Selain mempertebal keimanan kepada Allah Subhanahu Wata'ala, dan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Menghafal surah Al Kahfi adalah salah satu cara menghadang fitnah Dajjal. 
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memerintahkan untuk membaca awal-awal surat Al Kahfi agar terlindung dari fitnah Dajjal. Dalam riwayat lain disebutkan akhir-akhir surat Al Kahfi yang dibaca. Intinya, surat Al Kahfi yang dibaca bisa awal atau akhir surat. Dan yang lebih sempurna adalah menghafal seluruh ayat dari surat tersebut.
Dari Abu Darda’, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ
Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al Kahfi, maka ia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal” (HR. Muslim no. 809).
Dalam satu ceramah agama dari ustadz yang Insya Allah terpercaya, dia bahkan menguraikan sebuah kisah. Konon saat Dajjal sudah memasuki kota kita, Dajjal tidak akan menyentuh rumah yang di dalamnya hafal surah Al Kahfi. Allah akan memberikan perisai di rumah itu. 
Ingat saat hari akhir datang, menurut suatu riwayat tulisan arab di Al Quran sudah hilang. Sudah telat untuk membaca apalagi menghafal. 
Dan di ayat ke-10 Surah Al Kahfi ada doa penting yang dianjurkan untuk dihafal:
رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
“Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.” (Sura Al-Kahf, Ayah 10)
Dari maknanya saja sangat mengena. Bagaimana kita memohon kepada Sang Pencipta petunjuk yang lurus dan rahmat dalam aktifitas / urusan kita. Sehingga, setiap jengkal langkah dan keputusan yang kita ambil, Insyaallah merupakan yang terbaik dari-Nya.

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

5 Blogger Favorit Saya

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset