MANUSIA: Khalifah di Muka Bumi

Image
Nama Nabi Adam Alaihisalam.disebut dalam Al-Quran sebanyak  25 kali di beberapa surah dalam Al Quran. Dalil-dalil tentang penciptaan nabi Adam bisa kita jumpai pada surah al-Baqoroh ayat (30-39) Allah berfirman "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Aku hendak menjadikan khalifah di bumi," Mereka berkata "Apakah Engkau akan menjadikan orang yang akan merusak dan menumpahkan darah disana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan mensucikan nama-Mu?Dia (Allah) Berfirman "Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui"
Sekilas dari ayat tersebut, malaikat yang bertanya pada Allah terkesan meragukan keputusan Allah untuk menciptakan makhluk bernama manusia. Sebenarnya malaikat adalah makhluk Allah yang tak akan pernah menolak perintah Allah, pertanyaan malaikat itu lebih kepada penasaran, ingin mencari tahu dan memohon penjelasan agar dapat dijadikan hikmah bagi mereka bukan sebagai bentuk penolakan akan apa yang diciptakan oleh Alla…

Topeng


Banyak diantara kita, tanpa sadar selalu bertopeng. Tanpa pernah sedikitpun mencoba untuk melepaskannya. 

Ada yang memakai topeng 'sok alim' di balik jubah agamisnya, padahal di kalangan orang terdekatnya, ia sama sekali bukan orang baik. Ada yang memilih topeng 'orang biasa', padahal di baliknya sungguh luar biasa.  Ada yang memilih topeng 'sok kaya' padahal aslinya 'kere'. Ada juga yang hanya memakai topeng agar tidak menampakkan drama hidupnya.

Fenomena ini semakin menjadi ketika media sosial muncul. Siapa yang sangka kalau di balik postingan 'agamis'-nya, dia adalah sosok yang bahkan di kalangan kaum awam saja dia sudah keterlaluan. Media sosial adalah topeng yang sempurna, sekaligus pelarian yang melelahkan.

Saya pernah beberapa kali mengalami pengalaman buruk dengan orang-orang sok alim yang memakai topeng agamis. Dan parahnya saya pernah menaruh harap pada salah satunya. 

Saya pikir dia yang hobi 'berdakwah' kepada orang lain, lengkap dengan atribut agamisnya seperti berjenggot adalah jaminan bahwa dia setidaknya mengerti agama. Tetapi ternyata tidak! Tampilan luar yang memikat orang awam sehingga mereka melabeli-nya sebagai muslim yang baik, ternyata menyimpan segala sisi buruk yang mati-matian dia sembunyikan. 

Saya ingat pesan guru ngaji saya, "Jangan menyampaikan sesuatu tanpa ilmu, yang bahkan kamu belum melakukannya!" 

Sebelum menceramahi orang dari A-Z atau pamer betapa agamisnya kamu, mending kamu memperbaiki kualitas ibadah. Ngajinya sudah bener belum? Sudah berapa juz yang kamu hafal? Haditsnya sudah dihafal dan dipahami?

Sorry to say! Justru parahnya orang-orang yang memakai topeng kepalsuan itu sering dijadikan acuan orang tentang kriteria muslim yang baik. Padahal bahkan mungkin dia masih belum bisa membedakan pelafalan makhraj ح (ha) dengan ه (ha)

Ketika banyak orang yang memilih topeng 'sok alim' di media sosial. Saya justru memilih berekspresi menjadi pujangga. Setidaknya saya tidak capek-capek berbohong menjelaskan bahwa saya orang baik!








Comments

Popular posts from this blog

Hijab Syar'i Tak Perlu Tutorial

Sirplus, Solusi Minum Obat Puyer untuk Anak

Resolusi Tahun 2019