Kesibukan Ramadhan Tahun Ini

Image
Masih lama dari deadline pendaftaran 1 Mei 2018. Tapi panitia sudah mulai sibuk, cetak-cetak yang perlu dicetak, video editing dan narasi sudah mulai digarap oleh tim ahli.  Karena Insya Allah, tahun ini BEDA. 
Hafalan tahun ini didukung dengan audio visual yang mumpuni untuk mempermudah proses hafalan ala metode Kauny ini. Insya Allah menggunakan 'fun theory' tapi tetap syar'i. 
Memang cuma 2 hari tapi 'full schedule'. Meski ada target hafalan, peserta juga akan mendapatkan materi lain untuk pemahaman surah Al Kahfi. Ada juga games untuk memudahkan proses hafalan dengan menggunakan flash card khusus, makanya workshop menghafal ini cocok dari anak-anak, sampai dewasa. 
Tim kami tak hanya digawangi oleh Majelis Al Kahfi, ibu-ibu yang sudah duluan menghafal Al kahfi, juga ada para profesional lulusan universitas dan pesantren ternama.
Kami sebetulnya hanya kumpulan orang fakir ilmu yang masih akan terus belajar sampai mati, sambil mentransfer sedikit ilmu kami. Kala…

Sate Maranggi yang Menggoda Selera


Sate adalah salah satu makanan favorit saya. Segala macam sate asal halal saya pasti suka. Sate madura, Sate Padang, Sate Yogya yang berbumbu kecap, dan lainnya.. 

Tempo hari, akhirnya saya mencicipi sate maranggi di restoran Tekko. Itu pertama kali saya menjajal sate maranggi yang konon menjadi salah satu ikon kuliner di Purwakarta. Saya sering dengar teman-teman yang singgah di Purwakarta pasti tak ketinggalan mencicipi sate maranggi HJ. Yetti yang terkenal itu. Dan hingga detik ini saya belum juga menjajal sate maranggi HJ. Yetti karena hampir dibilang jarang melintasi Purwakarta. Sekalinya melintas di Purwakarta ya pada waktu mudik lebaran, dan situasinya kami pasti ingin sesegera mungkin keluar dari kemacetan parah di Purwakarta.

Kesan pertama saat menjajal sate maranggi di restoran Tekko. Langsung suka! Biasanya sate-satean kalau sudah masuk restoran akan berubah kelezatannya. Tetapi kata orang yang sudah terbiasa makan sate maranggi, rasanya cukup otentik. 

Keistimewaan Sate Maranggi adalah sate ini memiliki citarasa yang begitu kuat. Sepertinya dagingnya sudah di 'marinated' agak lama dalam bumbu rendaman sebelum dibakar. Sehingga sebetulnya tanpa saus kacang atau saus kecap pun, sate maranggi sudah enak dimakan.  

Berbeda dengan sate Padang, yang dagingnya dimasak dahulu dengan bumbu yang kaya rempah. Sate maranggi, hanya daging sapi atau domba mentah yang direndam bumbu sebelum dipanggang di atas bara api.

Di tempat aslinya, sate maranggi disajikan dengan sambel oncom dan ketan bakar yang merupakan pengganti nasi.

Konon sate ini dahulu merupakan hasil akulturasi dengan budaya Cina. Makanya tak heran kalau citarasa sate maranggi mirip dengan dendeng babi khas Cina.Hanya saja sampai di Indonesia, khususnya daerah Purwakarta Jawa Barat yang mayoritas penduduknya muslim, daging menggunakan daging sapi/domba/ayam.

Bagi Anda penggemar sate. Anda wajib mencicipi sate maranggi!


Comments

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

5 Blogger Favorit Saya

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset