Perempuan itu Bernama Kartini

Image
(repost pernah dimuat di jakartakita.com)

Hari ini (21/4/2019), 140 tahun lalu lahirlah seorang Kartini yang dianggap sebagai tokoh wanita pengusung emansipasi wanita. Begitu istimewanya Raden Ajeng Kartini, hingga hari lahirnya setiap tahun selalu diperingati oleh seluruh warga Indonesia. Tak hanya sekedar dijadikan hari khusus setiap tanggal 21 April. Sejumlah seremonial simbolis pun menjadi bagian dari peringatan ini. Dari pawai keliling anak-anak yang berpakaian adat nasional, lomba kebaya, lomba memasak, dan lain-lainnya.
Seminar seputar peran serta perempuan di era modern yang katanya terinspirasi oleh perjuangan Kartini pun selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari setiap peringatan. Kartini pun menjadi simbol dari sebuah pergerakan feminisme. Entah apakah mereka tahu apa sebenarnya arti feminisme. Apakah demikian yang dicita-citakan seorang Kartini?
Raden Ajeng Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879 di kota Jepara. Lahir sebagai perempuan dari kalangan ningrat yang me…

Last Day: Target Blogging Tahun 2019


Akhirnya sampai juga di hari terakhir blog challenge yang digelar oleh Blogger Perempuan Network. Selama 30 hari ini, sukses membuat saya disiplin menulis. Bahkan sesibuk apapun dan sesusah apapun jaringan internet, saya tetap berupaya memenuhi tantangan perharinya. Walau terkadang, saya tidak terlalu 'excited' dengan tema hari itu, dan menulis saja walau awalnya 'blank'. Termasuk dua kali terpaksa mengganti tema dengan alternatif tema yang sudah ditentukan. 

Selama tiga puluh hari mengikuti blog challenge, secara signifikan mampu meningkatkan jumlah kunjungan ke blog saya yang baru dua setengah bulan ini dirilis. Bahkan secara signifikan menambah follower akun medsos saya. Tambah teman berkualitas dari para blogger lain.

Saya bersyukur, persinggahan pertama saya sebagai newbie berada di komunitas blogger perempuan. Baru masuk yang tadinya hanya iseng ingin mengintip keseruan di dalam komunitas blogger. Langsung dipecut dengan tugas 'nge-blog' sebulan penuh. Seru!

Dan hari ini saya semakin optimis bahwa saya siap menjadi blogger professional. Walaupun saya mungkin masih belum bisa menjadi full time blogger di tahun 2019. Namun saya sudah menguatkan niat untuk mengelola blog ini secara profesional. Profesional disini maksudnya saya lebih melibatkan hati dan pikiran saya untuk tumbuh kembang blog ini. Kualitas tulisan dan tampilan blog akan diperbaiki sedikit demi sedikit.

Dan saya mungkin akan mencoba lebih rajin mengikuti tantangan 'nge-blog' lainnya baik yang gratisan atau dengan iming-iming hadiah. Bagi saya 'nge-blog' adalah salah satu cara saya agar tetap waras menjalani hidup, dengan mengeluarkan segala uneg-uneg dengan cara yang elegan.


Comments

  1. alhamdulillah seru juga ya ikutan tantangan ini.
    selamat sudah berhasil nulis selama 30 hari nonstop :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah iyaaa.....sempet gak yakin bisa konsisten sih. Tapi kok bisa juga akhirnya. Toss ahh

      Delete
  2. Legaaa ya udh berhasil nyelesaiin challenge... Emang newbie2 perlu pecutan *diriku jugaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahaha....newbie bisa langsung melesat kalo ditraining kayak gini yaaa....

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

5 Blogger Favorit Saya

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset