Baju untuk Shalat

Image
Sepekan setelah kembali dari kampung halaman. Kami memang sudah beraktifitas seperti sedia kala. Hanya saja, kenangan indah selama di kampung halaman masih belum bisa hilang dari ingatan. 
Masih segar dalam ingatan ketika sepupu saya, Aqil menjadi pemandu saya mengunjungi rumah-rumah yang masuk kategori fakir miskin di gunung. Mobil harus jalan menanjak di medan sempit yang diapit jurang dan tebing. Harus supir yang cukup mumpuni untuk bisa jalan di medan seperti itu. Saya yakin, mobil city car apalagi super car juga tak akan mampu menembus medan yang cukup curam itu.
Sore itu, selepas Ashar dengan sedikit tenaga yang tersisa jelang bedug Maghrib. Saya, Aqil dan supir berencana mengantar sembako. Aqil yang mendata keluarga mana saja yang darurat dibantu. 
Mobil pun tiba di pemberhentian terakhir, dan kami harus jalan kaki melanjutkan perjalanan dengan harus menggotong barang-barang. Tubuh kecil saya dan Aqil yang kebetulan lagi puasa agak terhoyong menahan berat, berjalan miring samb…

Last Day: Target Blogging Tahun 2019


Akhirnya sampai juga di hari terakhir blog challenge yang digelar oleh Blogger Perempuan Network. Selama 30 hari ini, sukses membuat saya disiplin menulis. Bahkan sesibuk apapun dan sesusah apapun jaringan internet, saya tetap berupaya memenuhi tantangan perharinya. Walau terkadang, saya tidak terlalu 'excited' dengan tema hari itu, dan menulis saja walau awalnya 'blank'. Termasuk dua kali terpaksa mengganti tema dengan alternatif tema yang sudah ditentukan. 

Selama tiga puluh hari mengikuti blog challenge, secara signifikan mampu meningkatkan jumlah kunjungan ke blog saya yang baru dua setengah bulan ini dirilis. Bahkan secara signifikan menambah follower akun medsos saya. Tambah teman berkualitas dari para blogger lain.

Saya bersyukur, persinggahan pertama saya sebagai newbie berada di komunitas blogger perempuan. Baru masuk yang tadinya hanya iseng ingin mengintip keseruan di dalam komunitas blogger. Langsung dipecut dengan tugas 'nge-blog' sebulan penuh. Seru!

Dan hari ini saya semakin optimis bahwa saya siap menjadi blogger professional. Walaupun saya mungkin masih belum bisa menjadi full time blogger di tahun 2019. Namun saya sudah menguatkan niat untuk mengelola blog ini secara profesional. Profesional disini maksudnya saya lebih melibatkan hati dan pikiran saya untuk tumbuh kembang blog ini. Kualitas tulisan dan tampilan blog akan diperbaiki sedikit demi sedikit.

Dan saya mungkin akan mencoba lebih rajin mengikuti tantangan 'nge-blog' lainnya baik yang gratisan atau dengan iming-iming hadiah. Bagi saya 'nge-blog' adalah salah satu cara saya agar tetap waras menjalani hidup, dengan mengeluarkan segala uneg-uneg dengan cara yang elegan.


Comments

  1. alhamdulillah seru juga ya ikutan tantangan ini.
    selamat sudah berhasil nulis selama 30 hari nonstop :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah iyaaa.....sempet gak yakin bisa konsisten sih. Tapi kok bisa juga akhirnya. Toss ahh

      Delete
  2. Legaaa ya udh berhasil nyelesaiin challenge... Emang newbie2 perlu pecutan *diriku jugaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahaha....newbie bisa langsung melesat kalo ditraining kayak gini yaaa....

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset

5 Blogger Favorit Saya