Lelaki Dayuts

Image
ثَلاَثَةٌ قَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِمُ الْجَنَّةَ مُدْمِنُ الْخَمْرِ وَالْعَاقُّ وَالْدَّيُّوثُ الَّذِى يُقِرُّ فِى أَهْلِهِ الْخُبْثَ “Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya (dayuts).” (HR. Ahmad 2: 69. Hadits ini shahih dilihat dari jalur lain) Lalu siapakah lelaki Dayuts itu? Imam adz-Dzahabi rahimahullah berkata, “Dayûts adalah orang yang membenarkan keburukan pada keluarganya, yaitu tetap menganggap baik pada keluarganya (padahal ada kemungkaran yang nyata -pen), kita berlindung kepada Allâh dari hal itu. [Al-Kabâ-ir, hlm. 137] Imam Ibnul Manzhûr berkata, “Dayûts adalah orang yang tidak cemburu kepada keluarganya”. [Lisânul ‘Arab, 4/456] Sedang Imam ‘Ali al-Qâri rahimahullah berkata, “Dayûts adalah orang yang membenarkan keburukan pada keluarganya, yaitu dengan mendiamkannya. Yang masuk dalam ketagoeri keluarganya yaitu istriny…

I'm a Happy Part-time Blogger


Menulis adalah passion saya. Sesibuk apapun saya, pasti akan menyempatkan diri untuk menulis. Karena menulis lebih kepada rekreasi batin setelah seharian berjibaku dengan kehidupan yang terkadang penuh drama. 

Kalau zaman dahulu saya biasa menuliskannya di buku harian. Maka seiring dengan perkembangan zaman, saya lebih suka mengetik langsung dan menumpang simpan di dunia maya, di blog atau medsos lainnya. Tentu saja, saya tak seenak jidat mengumbar hidup saya ke publik. Kalau pun saya harus membagikan cerita hidup saya, tulisan saya tidak akan vulgar. Insya Allah selalu ada hikmah di dalamnya.

Saya tahu persis bahwa apa saja yang saya lakukan akan dipertanggung-jawabkan di hari akhir. Makanya saya berusaha hati-hati dan tidak akan menjerumuskan pembaca saya ke suatu dosa.

Sebenarnya saya sudah 'nge-blog' lebih dari sepuluh tahun lalu. Tetapi yah, saya tak pernah tuntas menulis blog. Baru berusaha profesional ya di blog "Angin Rindu" ini. 

Kalau saya disuruh memilih apakah saya hendak menjadi full time blogger atau part time blogger. Saya dengan tegas bilang, "part time blogger". Karena saya masih ada pekerjaan lain. Kebetulan pekerjaannya ya tak jauh-jauh dengan keahlian saya sebagai 'story teller'

Memutuskan menjadi part time blogger bukan berarti, saya tak sepenuh hati menulisnya. Tentu saja saya akan tetap akan menjaga kualitas tulisan-tulisan di blog. Dan tetap ada target bagaimana meningkatkan traffic. Tidak menampik kemungkinan di kemudian hari banyak menerima endorse.

Saya hanya merasa pekerjaan dan kehidupan yang saya jalani sekarang sangat mendukung kegiatan 'nge-blog' saya. Ada banyak inspirasi dan cerita yang bisa dibagikan.

Jadi inilah warna dari tulisan di blog saya. Seorang penulis, marketing communication, yang juga sukarelawan guru Hafiz on The Street Askar Kauny, punya anak laki-laki 6 tahun yang sedang ikhtiar menghafal Quran. 

Comments

Popular posts from this blog

Sirplus, Solusi Minum Obat Puyer untuk Anak

Hijab Syar'i Tak Perlu Tutorial

Resolusi Tahun 2019