Baju untuk Shalat

Image
Sepekan setelah kembali dari kampung halaman. Kami memang sudah beraktifitas seperti sedia kala. Hanya saja, kenangan indah selama di kampung halaman masih belum bisa hilang dari ingatan. 
Masih segar dalam ingatan ketika sepupu saya, Aqil menjadi pemandu saya mengunjungi rumah-rumah yang masuk kategori fakir miskin di gunung. Mobil harus jalan menanjak di medan sempit yang diapit jurang dan tebing. Harus supir yang cukup mumpuni untuk bisa jalan di medan seperti itu. Saya yakin, mobil city car apalagi super car juga tak akan mampu menembus medan yang cukup curam itu.
Sore itu, selepas Ashar dengan sedikit tenaga yang tersisa jelang bedug Maghrib. Saya, Aqil dan supir berencana mengantar sembako. Aqil yang mendata keluarga mana saja yang darurat dibantu. 
Mobil pun tiba di pemberhentian terakhir, dan kami harus jalan kaki melanjutkan perjalanan dengan harus menggotong barang-barang. Tubuh kecil saya dan Aqil yang kebetulan lagi puasa agak terhoyong menahan berat, berjalan miring samb…

I'm a Happy Part-time Blogger


Menulis adalah passion saya. Sesibuk apapun saya, pasti akan menyempatkan diri untuk menulis. Karena menulis lebih kepada rekreasi batin setelah seharian berjibaku dengan kehidupan yang terkadang penuh drama. 

Kalau zaman dahulu saya biasa menuliskannya di buku harian. Maka seiring dengan perkembangan zaman, saya lebih suka mengetik langsung dan menumpang simpan di dunia maya, di blog atau medsos lainnya. Tentu saja, saya tak seenak jidat mengumbar hidup saya ke publik. Kalau pun saya harus membagikan cerita hidup saya, tulisan saya tidak akan vulgar. Insya Allah selalu ada hikmah di dalamnya.

Saya tahu persis bahwa apa saja yang saya lakukan akan dipertanggung-jawabkan di hari akhir. Makanya saya berusaha hati-hati dan tidak akan menjerumuskan pembaca saya ke suatu dosa.

Sebenarnya saya sudah 'nge-blog' lebih dari sepuluh tahun lalu. Tetapi yah, saya tak pernah tuntas menulis blog. Baru berusaha profesional ya di blog "Angin Rindu" ini. 

Kalau saya disuruh memilih apakah saya hendak menjadi full time blogger atau part time blogger. Saya dengan tegas bilang, "part time blogger". Karena saya masih ada pekerjaan lain. Kebetulan pekerjaannya ya tak jauh-jauh dengan keahlian saya sebagai 'story teller'

Memutuskan menjadi part time blogger bukan berarti, saya tak sepenuh hati menulisnya. Tentu saja saya akan tetap akan menjaga kualitas tulisan-tulisan di blog. Dan tetap ada target bagaimana meningkatkan traffic. Tidak menampik kemungkinan di kemudian hari banyak menerima endorse.

Saya hanya merasa pekerjaan dan kehidupan yang saya jalani sekarang sangat mendukung kegiatan 'nge-blog' saya. Ada banyak inspirasi dan cerita yang bisa dibagikan.

Jadi inilah warna dari tulisan di blog saya. Seorang penulis, marketing communication, yang juga sukarelawan guru Hafiz on The Street Askar Kauny, punya anak laki-laki 6 tahun yang sedang ikhtiar menghafal Quran. 

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset

5 Blogger Favorit Saya