Baju untuk Shalat

Image
Sepekan setelah kembali dari kampung halaman. Kami memang sudah beraktifitas seperti sedia kala. Hanya saja, kenangan indah selama di kampung halaman masih belum bisa hilang dari ingatan. 
Masih segar dalam ingatan ketika sepupu saya, Aqil menjadi pemandu saya mengunjungi rumah-rumah yang masuk kategori fakir miskin di gunung. Mobil harus jalan menanjak di medan sempit yang diapit jurang dan tebing. Harus supir yang cukup mumpuni untuk bisa jalan di medan seperti itu. Saya yakin, mobil city car apalagi super car juga tak akan mampu menembus medan yang cukup curam itu.
Sore itu, selepas Ashar dengan sedikit tenaga yang tersisa jelang bedug Maghrib. Saya, Aqil dan supir berencana mengantar sembako. Aqil yang mendata keluarga mana saja yang darurat dibantu. 
Mobil pun tiba di pemberhentian terakhir, dan kami harus jalan kaki melanjutkan perjalanan dengan harus menggotong barang-barang. Tubuh kecil saya dan Aqil yang kebetulan lagi puasa agak terhoyong menahan berat, berjalan miring samb…

3 Waktu yang Tepat untuk Berumroh


Tidak seperti ibadah haji yang waktunya ditentukan, ibadah umroh bisa dilakukan kapan saja selama kita mampu dan siap secara materi maupun mental. Karena itulah banyak orang yang lebih memilih untuk berangkat umroh terlebih dahulu sebelum berhaji.
Tapi dari semua bulan dari kalender Hijriah, ada beberapa waktu yang dianggap tepat untuk melaksanakan ibadah umroh. Musim umroh ini biasanya ditentukan oleh beberapa faktor seperti kondisi cuaca dan musim di Tanah Suci.
Mau tahu kapan saja? Ini dia 3 waktu terbaik untuk beribadah umroh:
1. Ramadhan
Biasanya waktu terbaik untuk melakukan umrah adalah di bulan Ramadan, karena pengunjung dapat merasakan ibadah berpuasa dan juga mendapatkan malam Lailatul Qadar di Tanah Suci
2. Bulan Maret-Mei
Arab Saudi memiliki dua musim yang kontras, yaitu musim panas sekitar bulan Maret sampai Agustus dan musim dingin sekitar bulan September hingga Februari. Pada puncak musim panas, suhu di Tanah Suci bisa mencapai 45 derajat celcius, sedangkan saat puncak musim dingin suhu bisa turun hingga minus 3 derajat.
Agar cuaca tidak mengganggu jalannya ibadah, berangkatlah saat kondisi cuaca tidak terlalu panas ataupun dingin. Yaitu sekitar bulan Maret sampai Mei. Pada bulan-bulan tersebut saat malam hari udara Tanah Suci tidak terlalu dingin sedangkan pada siang hari cuacanya cukup sejuk dan tidak terlalu panas.
Nah biasanya pada bulan Maret-April  merupakan low season sehingga biayanya jauh lebih murah. Pada bulan Mei-Juli dan juga bulan Ramadan, merupakan high season yang biayanya lebih mahal.
3. Akhir Tahun
Selain Ramadhan, akhir tahun juga merupakan saat yang tepat untuk beribadah umroh. Ketimbang hura-hura di penghujung tahun, lebih baik beribadah di tanah suci.

Jadwal kunjungan untuk umrah pun dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Saudi Arabia, sehingga Anda bisa mengeceknya di ratusan agen perjalanan haji dan umrah baik itu AMPHURI atau HIMPUH. Oleh karena itu, ayo siapkan jadwal kunjungan Anda ke Tanah Suci untuk umrah, sejak sekarang.
Nah, bagi Anda yang tidak punya agenda di akhir tahun ini. Mungkin bisa mengikuti program umroh bareng Qashwa Tour & Travel!

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset

5 Blogger Favorit Saya