Kesibukan Ramadhan Tahun Ini

Image
Masih lama dari deadline pendaftaran 1 Mei 2018. Tapi panitia sudah mulai sibuk, cetak-cetak yang perlu dicetak, video editing dan narasi sudah mulai digarap oleh tim ahli.  Karena Insya Allah, tahun ini BEDA. 
Hafalan tahun ini didukung dengan audio visual yang mumpuni untuk mempermudah proses hafalan ala metode Kauny ini. Insya Allah menggunakan 'fun theory' tapi tetap syar'i. 
Memang cuma 2 hari tapi 'full schedule'. Meski ada target hafalan, peserta juga akan mendapatkan materi lain untuk pemahaman surah Al Kahfi. Ada juga games untuk memudahkan proses hafalan dengan menggunakan flash card khusus, makanya workshop menghafal ini cocok dari anak-anak, sampai dewasa. 
Tim kami tak hanya digawangi oleh Majelis Al Kahfi, ibu-ibu yang sudah duluan menghafal Al kahfi, juga ada para profesional lulusan universitas dan pesantren ternama.
Kami sebetulnya hanya kumpulan orang fakir ilmu yang masih akan terus belajar sampai mati, sambil mentransfer sedikit ilmu kami. Kala…

Tentang Penulis


Perempuan penyuka warna biru yang lahir pada tanggal 19 Maret ini adalah pemimpi besar. Lulusan Madrasah Pembangunan, SMPN 87 Pondok Pinang, SMUN 70 Bulungan Jakarta, dan Agribisnis IPB angkatan 37 yang sedari kecil suka membaca dan menulis ini, baru memulai debutnya sebagai penulis selepas kuliah saat bekerja di PT Samudera Indonesia. 

Sebuah novel cinta yang ditulisnya pada tahun 2006 berjudul ”Surat Cinta Saiful Malook” menjadi awal karirnya sebagai penulis, sebuah impian masa kecilnya. Setelah itu ada enam buku yang tercipta dari tangannya, antara lain; The Chosen Prince, Sekuntum Laila dan Haru Biru si Ibu Baru. Serta ratusan cerpen dan artikel yang tersebar di sejumlah media.

Penulis pernah menghabiskan tahun-tahun terbaiknya  di Metro TV. Hingga kemudian memilih mundur demi melanjutkan studi di New York. Sempat menjadi bagian penting dari jakartakita.com,  kemudian memilih menjadi guru mengaji di Rumah Quran Ar Rahman, sambil ikhtiar menghafalkan Quran. Dan kemudian akhirnya kembali berkarir di media.

Satu impiannya adalah, suatu saat bisa mendarma-baktikan gelar kesarjanaan yang didapat dari IPB untuk kemajuan pertanian Indonesia. Dan kini dirinya masih mengembara dalam khayal, menarikan jari-jemarinya di atas keyboard mencipta tulisan sambil terus memupuk mimpi, kelak suatu hari tulisannya akan mengguncang dunia. 

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

5 Blogger Favorit Saya

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset