Baju untuk Shalat

Image
Sepekan setelah kembali dari kampung halaman. Kami memang sudah beraktifitas seperti sedia kala. Hanya saja, kenangan indah selama di kampung halaman masih belum bisa hilang dari ingatan. 
Masih segar dalam ingatan ketika sepupu saya, Aqil menjadi pemandu saya mengunjungi rumah-rumah yang masuk kategori fakir miskin di gunung. Mobil harus jalan menanjak di medan sempit yang diapit jurang dan tebing. Harus supir yang cukup mumpuni untuk bisa jalan di medan seperti itu. Saya yakin, mobil city car apalagi super car juga tak akan mampu menembus medan yang cukup curam itu.
Sore itu, selepas Ashar dengan sedikit tenaga yang tersisa jelang bedug Maghrib. Saya, Aqil dan supir berencana mengantar sembako. Aqil yang mendata keluarga mana saja yang darurat dibantu. 
Mobil pun tiba di pemberhentian terakhir, dan kami harus jalan kaki melanjutkan perjalanan dengan harus menggotong barang-barang. Tubuh kecil saya dan Aqil yang kebetulan lagi puasa agak terhoyong menahan berat, berjalan miring samb…

Mengintip Keindahan Si Biru yang Mempesona di Kampung Cigaru


Siapa bilang berpetualang ke tempat-tempat eksotis butuh 'budget' yang tidak sedikit? Dengan sedikit browsing sebelum berpetualang, Anda bisa memilih tempat wisata eksotis yang dekat dan murah.

Bagi Anda yang berdomisili di wilayah Tangerang Selatan atau Tangerang, mungkin bisa menjadikan Danau Biru Cigaru sebagai destinasi alternatif untuk Anda menghabiskan akhir pekan bersama keluarga atau orang-orang terkasih. 


Danau Biru  Cigaru

Danau Cigaru terletak di Cisoka, Tangerang Banten. Objek wisata alam ini terbilang baru. Walau baru, danau ini cukup nge-hits di Tangerang. Tak hanya pesona danau biru yang ciamik. Pihak pengelola juga menambahkan spot-spot keren untuk berfoto selfie atau beraktifitas outdoor, seperti: bebek-bebekan alias sepeda air, flying fox, kolam berenang, getek wisata, dan sepeda gantung.

Sebenarnya, Danau Biru tersebut bukanlah danau alami yang terbentuk dengan sendirinya. Awalnya, danau ini adalah bekas area area penambangan pasir yang terletak di Kampung Cigaru, Kecamatan Cisoka selama bertahun-tahun.


Hingga pada tahun 2015, aktivitas penambangan pasir berhenti karena kedalaman lubang yang sudah tidak produktif lagi. Semenjak itu, genangan air yang menutupi tiga area bekas galian membentuk tiga danau dengan kedalaman hingga 50 meter.

Dan keajaiban alam pun pun muncul setelah terjadi kemarau panjang yang melanda wilayah Tangerang. Air dalam cekungan yang semula keruh lama-kelamaan berubah menjadi warna hijau-kebiruan. Sebenarnya kalau menurut sains, perubahan warna telaga ini diduga terjadi karena kondisi cuaca, kadar asam, dan tumbuhan gangga di danau ini. Namun, masyarakat sekitar menghubung-hubungkan perubahan warna danau yang menjadi biru itu akibat campur tangan  bidadari yang turun dari kayangan untuk mandi di danau tersebut. Ada juga yang menyebar hoax, bahwa danau itu menjadi biru karena ulah jin.

Terlepas dari asal muasal warna biru yang dihasilkan, pesona Danau Biru Cigaru sudah berhasil memikat para wisatawan untuk berkunjung. Berkat foto-foto yang dibagikan melalui media sosial oleh para wisatawan, lambat laut pesona Danau Biru Cigaru semakin banyak dikenal orang dan semakin banyak mendatangkan wisatawan lokal maupun wisatawan dari luar daerah.



Untuk masuk lokasi danau ini tidak dikenakan tiket masuk danau. Hanya saja, Anda harus membayar tiket setiap akan menggunakan fasilitas danau, seperti; kolam renang, getek wisata, spot berfoto selfie, flying fox, sepeda gantung atau naik bebek-bebekan.


Kalau tidak hujan, lokasi ini sangat panas menyengat di siang hari. Maklum, dahulu bekas tempat penambangan pasir yang tandus. Dan debu-debu akan berterbangan tertiup angin. 

Lapar dan haus? Jangan khawatir! Di sini banyak warung-warung yang menjual aneka makanan dan minuman. Tapi soal rasa kurang terjamin, kecuali makanan dan minuman kemasan. 

How to get there?

Untuk menuju ke danau Cigaru ini, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum. Jangan khawatir akan tersasar, sebab lokasi di peta digital sudah cukup akurat untuk menemukan lokasi ini. 
Sedangkan jika Anda menggunakan kendaraan umum, dari arah Jakarta kita bisa naik kereta commuter line menuju Maja, kemudian turun di Stasiun Tigaraksa. Dari stasiun kita dapat mencari angkot jurusan Adiyasa – Balaraja berwarna putih kombinasi hijau toska dan mintalah turun di SMAN 8 Cisoka. Selanjutnya, Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju lokasi menggunakan ojek konvensional, perorang Rp 15.000. Tidak ada ojek online di sini!

Kalau Anda serombongan, Anda bisa mencarter angkot dari Stasiun Tigaraksa menuju lokasi seharga Rp 200.000 - Rp 300.000 untuk ongkos pulang balik hingga menunggu Anda berwisata sampai puas di Danau Biru Cigaru. Seperti yang saya lakukan waktu itu.

Jika Anda datang dari luar kota, sebaiknya lanjutkan kunjungan ke wilayah Tebing Koja yang tak jauh dari lokasi Danau Biru Cigaru. 

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset

5 Blogger Favorit Saya