Perempuan itu Bernama Kartini

Image
(repost pernah dimuat di jakartakita.com)

Hari ini (21/4/2019), 140 tahun lalu lahirlah seorang Kartini yang dianggap sebagai tokoh wanita pengusung emansipasi wanita. Begitu istimewanya Raden Ajeng Kartini, hingga hari lahirnya setiap tahun selalu diperingati oleh seluruh warga Indonesia. Tak hanya sekedar dijadikan hari khusus setiap tanggal 21 April. Sejumlah seremonial simbolis pun menjadi bagian dari peringatan ini. Dari pawai keliling anak-anak yang berpakaian adat nasional, lomba kebaya, lomba memasak, dan lain-lainnya.
Seminar seputar peran serta perempuan di era modern yang katanya terinspirasi oleh perjuangan Kartini pun selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari setiap peringatan. Kartini pun menjadi simbol dari sebuah pergerakan feminisme. Entah apakah mereka tahu apa sebenarnya arti feminisme. Apakah demikian yang dicita-citakan seorang Kartini?
Raden Ajeng Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879 di kota Jepara. Lahir sebagai perempuan dari kalangan ningrat yang me…

Flashback: Yang Tersisa dari Piknik di D'Kandang

Catatan harian 5 Juli 2017:

Syifa, Alika, Icha, Cacha, Nayla dan Najwa bergaya sebelum flying fox

Sultan, Zidane, Keenan bersiap-siap untuk flying fox

Mencari ikan

Ikannya sudah banyak

Menaklukan kebo bule

Menaklukan kebo bule

Si cantik Lala menaiki kebo bule

Girl's Squad pimpinan Faras
Keseruan bermain lumpur dengan kebo bule, sampai kaki Najwa terinjak


Masih berupaya mengumpulkan ikan

Tukeran kado

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

5 Blogger Favorit Saya

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset