MANUSIA: Khalifah di Muka Bumi

Image
Nama Nabi Adam Alaihisalam.disebut dalam Al-Quran sebanyak  25 kali di beberapa surah dalam Al Quran. Dalil-dalil tentang penciptaan nabi Adam bisa kita jumpai pada surah al-Baqoroh ayat (30-39) Allah berfirman "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Aku hendak menjadikan khalifah di bumi," Mereka berkata "Apakah Engkau akan menjadikan orang yang akan merusak dan menumpahkan darah disana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan mensucikan nama-Mu?Dia (Allah) Berfirman "Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui"
Sekilas dari ayat tersebut, malaikat yang bertanya pada Allah terkesan meragukan keputusan Allah untuk menciptakan makhluk bernama manusia. Sebenarnya malaikat adalah makhluk Allah yang tak akan pernah menolak perintah Allah, pertanyaan malaikat itu lebih kepada penasaran, ingin mencari tahu dan memohon penjelasan agar dapat dijadikan hikmah bagi mereka bukan sebagai bentuk penolakan akan apa yang diciptakan oleh Alla…

Flashback: Sinopsis "Si Mirah Singa Betina dari Marunda"



Catatan harian bertanggal 16 Agustus 2017:

Alkisah di jaman Belanda keadaan Marunda teramat kacaunya. Daerah pesisir Betawi ini sering didatangi perampok baik dari laut maupun dari darat. Para perampok datang merampas harta benda dan memperkosa perempuan, lalu pergi begitu saja setelah merasa puas. Jika ada yang berani melawan dibunuhnya.

Selain itu, Marunda juga sering didatangi jagoan dari tempat lain. Jagoan-jagoan itu menakut-nakuti penduduk, lalu memeras dan merampas hartanya.

Pihak penjajah Belanda kurang memperhatikan keamanan Marunda. Bahkan para kaki tangan Belanda justru lakukan pemerasan. Mereka adalah penguasa lokal, terdiri dari tuan-tuan tanah, demang dan opas yang kerap resahkan penduduk dengan menarik pajak yang memberatkan.

Syahdan, tersebutlah Bang Bodong seorang jagoan yang tinggal di Marunda. Lelaki itu dikenal pemberani dan penolong rakyat, namun tidak pernah sombong, meskipun tidak sedikit lawan yang dibuatnya pecundang. Bang Bodong mempunyai seorang anak perempuan, Mirah namanya.

Saat teman-teman lain sepantaran Mirah sudah menikah dan memiliki anak. Mirah malah makin asyik menekuni silat.

Padahal Mirah bukanlah gadis sembarangan. Siapa yang tak kenal dengan Mirah, gadis cantik anak Bang Bodong, jawara sakti dari Kampung Marunda. Pesona kecantikan Mirah jadi pembicaraan orang-orang tak hanya di dalam Kampung Marunda tetapi juga kampung-kampung tetangga. Tak ada lelaki yang tak mendambakannya.



Sebagai anak jawara sakti yang tak terkalahkan. Mirah sang kembang desa pun mewarisi kemampuan beladiri yang tinggi. Maklum saja, Mirah hampir tak pernah absen dalam setiap sesi latihan silat yang diadakan oleh Bang Bodong dan anak buahnya.

Bahkan Mirah jadi tangan kanan Bang Bodong dalam menjaga keamanan kampung Marunda. Para penjahat sering dibuat kocar-kacir oleh kemampuan silat Mirah pun tak terkalahkan.

Meski Bang Bodong terlihat bangga kepada kemampuan anak satu-satunya. Namun sejatinya, dalam hati Bang Bodong merasa khawatir kalau anak perawannya bakal susah mendapatkan jodoh. Apalagi Mirah sudah sesumbar bersumpah, bakal menikah cuma dengan pemuda yang mampu mengalahkannya bermain silat.

Kekhawatiran Bang Bodong pun terbukti. Saat teman sebayanya sudah memiliki anak keturunan. Mirah anaknya yang merupakan kembang desa belum juga beroleh jodoh.

Pasalnya, belum ada lelaki yang sepadan kemampuan bela dirinya dengan Mirah. Setiap lelaki yang datang melamar Mirah, selalu dibuat ‘keok’ saat diajak tanding silat.

Hingga takdir membawa Mirah pada dua pilihan kakak beradik Tirta dan Asni yang sama-sama mencintai Mirah. Tirta bajingan tengik, perampok yang ditakuti kala itu. Sedang Asni pemuda soleh, jawara dari Kemayoran.

Bagaimana akhir dari kisah Mirah? Rahasia deh!

Comments

Popular posts from this blog

Hijab Syar'i Tak Perlu Tutorial

Sirplus, Solusi Minum Obat Puyer untuk Anak

Resolusi Tahun 2019