MANUSIA: Khalifah di Muka Bumi

Image
Nama Nabi Adam Alaihisalam.disebut dalam Al-Quran sebanyak  25 kali di beberapa surah dalam Al Quran. Dalil-dalil tentang penciptaan nabi Adam bisa kita jumpai pada surah al-Baqoroh ayat (30-39) Allah berfirman "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Aku hendak menjadikan khalifah di bumi," Mereka berkata "Apakah Engkau akan menjadikan orang yang akan merusak dan menumpahkan darah disana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan mensucikan nama-Mu?Dia (Allah) Berfirman "Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui"
Sekilas dari ayat tersebut, malaikat yang bertanya pada Allah terkesan meragukan keputusan Allah untuk menciptakan makhluk bernama manusia. Sebenarnya malaikat adalah makhluk Allah yang tak akan pernah menolak perintah Allah, pertanyaan malaikat itu lebih kepada penasaran, ingin mencari tahu dan memohon penjelasan agar dapat dijadikan hikmah bagi mereka bukan sebagai bentuk penolakan akan apa yang diciptakan oleh Alla…

Flashback: Panti Asuhan


Catatan harian bertanggal 30 April 2017:


Hari masih pagi, tapi anak-anak sudah heboh kapan saya mulai memasak untuk hidangan istimewa di hari Jumat. Padahal saya masih ingin leyeh-leyeh di atas ranjang sambil murojaah.

"Nanti dulu, masih pagi. Sarapan juga belum, sudah mikirin makan siang dan makan malam".

Saya pun melanjutkan acara leyeh-leyeh di ranjang, mumpung pagi ini tidak ada kelas karena saya harus memasak. Dan tak lama, anak-anak kembali mengucap salam sambil menggedor pintu tak sabaran. 

"Iya iya saya turun", saya ambil hijab sembarangan lalu bergegas turun menyambut anak-anak.

"Ayo bu...kami bantu!"

"Iya bu sudah jam sembilan"

Wajah-wajah sumringah gadis-gadis kecil dengan hijabnya sudah menanti saya di depan pintu. Maka mau tidak mau saya melangkah ke dapur mengeluarkan persediaan bahan makanan untuk hari ini. 

Anak-anak berebut pisau untuk mulai mengupas bawang, ada yang memasak nasi, memotong sayuran, mencuci ayam, dan lain-lain. Tentu saja diiringi dengan teteriakan, "ibu nasinya seberapa?"
"Airnya seberapa?"
"Bawangnya diapain"
"Mau masak apa kita bu?"

Ampun deh! Padahal hanya delapan bocah di dapur tapi sudah seperti ratusan. Sebagian anak yang tidak suka dapur memang memilih bebenah di luar dapur termasuk menyapu halaman depan rumah saya yang tidak luas.

Pukul sebelas, sebagian masakan sudah hampir kelar. Kurir pengemudi ojek online datang membawa donasi makanan dari salah seorang sahabat. Saya menyuruh salah satu anak menerima sambil menyelipkan uang tips alakadarnya. Setelah serah terima, pengemudi ojek online berdiri mematung di depan rumah dengan tatapan bingung.

"Dek, ini sekolahan ya?" Tanya pengemudi ojek. Saya pun mendengarnya dari dalam. 

Salah seorang anak yang sedang menyapu di luar menggeleng, "bukan pak"

"Apa ini panti asuhan?" Tanya pengemudi ojek lagi.

"Bukan!"

"Terus apa ini?"

"Anak-anak pengajian pak.."

"Ohh pesantren ya?"

Rupanya anak-anak sudah malas menjawab. Akhirnya pengemudi gojek menyerah dan memilih diam kemudian pergi.

Pukul dua belas, anak-anak bergegas menyiapkan lebih dari 60 es buah di gelas plastik untuk dibawa ke masjid, menjamu para jamaah shalat Jumat. Sebagian besar berangkat ke masjid, sebagian lagi membantu saya menyiapkan makan siang.

Karena tepat pukul setengah satu, anak-anak akan berlarian dari masjid dengan kelaparan. Selepas shalat, kami akan makan bersama. 

Saat makan, kurir pengemudi online lainnya datang membawa sedekah makanan dari sahabat saya untuk makan bersama dengan 70 santri nanti malam. 

Dan ekspresi si pengemudi tak jauh beda, bengong melihat hampir 20 anak putri makan siang bersama. 

Sebelum ditanya, anak-anak kompak berseru, "ini bukan panti asuhan pak!"

Si pengemudi ojek online bingung. Anak-anak tertawa cekikikan.

Comments

Popular posts from this blog

Hijab Syar'i Tak Perlu Tutorial

Sirplus, Solusi Minum Obat Puyer untuk Anak

Resolusi Tahun 2019