Ketika Hijrah Menjadi Pilihan

Image
Bismillah!
Ceritanya hampir 2 minggu lalu, seorang kolega di sarang elang yang kini sudah berhijrah dan rajin mengirimi saya agenda kajian-kajian sunnah di seluruh penjuru Bintaro, BSD, dan sekitarnya mengirimi saya flyer tentang kajian hijrah yang digelar hasil kerja bareng MT Khoirotunnisa, nge-Fast, dan komunitas yukngaji!
Yang menarik dari kajian ini adalah kita semacam dibantu untuk kembali menemukan hakikat hidup yang sebenarnya sebelum berhijrah. Karena terkadang kita yang terlahir Islam menganggap sepele sebuah hakikat ke-Tauhid-an. Tahu adanya kewajiban shalat lima waktu dan ibadah lainnya, tapi tak pernah paham esensinya. Tahu kalau kita harus datang ke kajian, tapi kadang kita masih tebang pilih syariat, bahkan terkadang 'tidak berani' melangkah terlalu jauh. Tahu kalau tak ada sehelai daun yang jatuh tanpa sepengetahuan Allah, tapi tetap menangis meraung-raung ketika ujian datang. 
Dan di kajian sebanyak 9 kali pertemuan ini mengulas tuntas esensi hijrah, tentang mafa…

Flashback: Ngeliwet



Catatan harian ini bertanggal 1 Januari 2017:

Pertama kali kenal ngeliwet sewaktu KKN di Desa Bojong Cae. Makan nasi berbumbu yang dihampar di atas daun pisang lengkap dengan lauk-pauk, lalapan dan sambal. Cara makannya pun 'ngariung' berbarengan dengan berbekal tangan. Aihhh lezatnya!

Apalagi makannya di pinggir sawah. Nafsu makan bisa bertambah berkali-kali lipat. Makanya tak heran pulang dari KKN 2 bulan 14 tahun lalu, berat badan saya naik hampir 5kg. Padahal lauknya ya tidak mewah, hanya ikan asin, tahu, tempe, sambal dan lalapan hasil panen kebun sendiri. 

Kenangan 'ngeliwet' itu masih terpatri di ingatan saya dan hingga detik ini saya masih suka bernostalgia. Memasak nasi berbumbu rempah asli Indonesia yang diliwet, lauk-pauk, lalap dan sambal. Tambah jengkol balado dan pete bakar makin lezat. Ini hidangan istimewa buat saya! Apalagi buat menjamu tamu yang jumlahnya puluhan. Tak perlu banyak piring dan sendok kotor.

Dan ternyata cara makan seperti ini sunnah nabi loh...

Ilustrasi: 
Makan bersama "anak-anak" di rumah saya di hari Jumat terakhir tahun 2016. Alhamdulillah banyak anak, banyak rezeki. 

Kalau ada yang tanya kemana saja saya setengah tahun terakhir di 2016? Saya sibuk mengurus titipan Allah ini. Jadi juru masak sekaligus guru. 😉

Comments

Popular posts from this blog

Hijab Syar'i Tak Perlu Tutorial

Resolusi Tahun 2019

Sirplus, Solusi Minum Obat Puyer untuk Anak