MANUSIA: Khalifah di Muka Bumi

Image
Nama Nabi Adam Alaihisalam.disebut dalam Al-Quran sebanyak  25 kali di beberapa surah dalam Al Quran. Dalil-dalil tentang penciptaan nabi Adam bisa kita jumpai pada surah al-Baqoroh ayat (30-39) Allah berfirman "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Aku hendak menjadikan khalifah di bumi," Mereka berkata "Apakah Engkau akan menjadikan orang yang akan merusak dan menumpahkan darah disana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan mensucikan nama-Mu?Dia (Allah) Berfirman "Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui"
Sekilas dari ayat tersebut, malaikat yang bertanya pada Allah terkesan meragukan keputusan Allah untuk menciptakan makhluk bernama manusia. Sebenarnya malaikat adalah makhluk Allah yang tak akan pernah menolak perintah Allah, pertanyaan malaikat itu lebih kepada penasaran, ingin mencari tahu dan memohon penjelasan agar dapat dijadikan hikmah bagi mereka bukan sebagai bentuk penolakan akan apa yang diciptakan oleh Alla…

Flashback: Cari Perhatian


Catatan harian bertanggal 15 Juli 2017:

Semakin ke sini saya merasa, hubungan saya dengan anak-anak tidak seperti hubungan antara guru ngaji dan santrinya. Ada ikatan emosional di sana.
Terkadang saya ikut 'baper' kalau salah seorang dari mereka tidak terlihat batang hidungnya. Saya biasanya akan cari tahu.
Rupanya rasa itu juga ada dalam hati mereka. Laki-laki perempuan mereka sama-sama berusaha merebut hati saya dengan cara mereka masing-masing.
Ada yang rajin sekali datang ke rumah sampai saya harus mengusir halus karena saya harus mengerjakan sesuatu atau sekedar 'me time'. Ada juga yang selalu datang ngaji duluan dan pulang belakangan hanya untuk memastikan basecamp kami bersih. Ada yang rajin setoran hapalan, padahal belum waktunya.
Ada yang selalu 'happy' membuat saya nyaman. Jadi ingat waktu bazar pasar murah tempo hari. Siang bolong yang terik di bulan puasa, saya kok malah merasa 'adem'. Padahal saya berjalan ke sana kemari untuk memastikan bazar berjalan aman. Saya baru sadar hampir setengah jam kemudian kalau ternyata ada santri yang gigih sekali memayungi saya. Ya Allah saya kok tidak 'ngeh', saya pikir itu rezeki anak soleh hahahahah.
Sewaktu sadar ada santri yang memayungi saya padahal keringatnya bercucuran saya jadi malah merasa bersalah. "Ya Allah, kamu toh yang mayungin. Kirain emang gak terik. Udah deh sana kamu masuk tenda, istirahat saya gak usah dipayungin."
Santri itu tersenyum, "gak mam aku senang kok..."
Lain kali ada sekelompok santri yang ngambek karena mereka merasa dianak-tirikan. Selalu telat tahu kalau santri lain sedang main di rumah saya. Padahal saya tidak pernah mengundang secara khusus, mereka datang sendiri.
Ada juga yang hampir setiap saat mengirim pesan ke saya, "Mam lagi apa?"
"Bu lagi apa?"
"Mam boleh main gak?"
Ada juga yang kalau datang ke rumah selalu bawa oleh-oleh alakadarnya. Dari buah seri (cherry liar yang sering dibilang makanan ular), cilok bahkan pensil sebatang.
Ada juga yang tetiba mengidolakan saya. Mereka mengikuti bagaimana saya berpenampilan. Tak hanya kacamata, cara berhijab bahkan sandal jepit pun hendak ditiru.
Bisa dibayangkan paniknya Sydney berebut perhatian saya dengan puluhan bocah lain. Ya kadang Sydney yang kesal ikut mencubit, menjambak bocah yang kebangetan 'caper' dengan saya.
foto kiriman sahabat, ini ceritanya momen 'battle' hapalan grup emak-emak dengan anak-anak.

Comments

Popular posts from this blog

Hijab Syar'i Tak Perlu Tutorial

Sirplus, Solusi Minum Obat Puyer untuk Anak

Resolusi Tahun 2019