Berburu Dokter Spesialis Anak

Image
Sebelumnya, saya hampir tidak punya dokter spesialis anak favorit untuk anak saya Sydney. Semua terjadi begitu saja dan saya sama sekali tidak sempat survey untuk memilih rekanan dokter spesialis untuk anak. 
Sydney lahir prematur dengan beragam riwayat kesehatan yang mengharuskan dia mendapatkan perawatan khusus di salah satu rumah sakit swasta ternama di Bintaro. Dan Qadarallah, Sydney ditangani oleh dokter spesialis anak-anak prematur yang akhirnya menjadi dokter Sydney sampai dia usia hampir dua tahun. 
Setelah itu Sydney lebih banyak ditangani oleh dokter-dokter di Hermina Ciputat. Dua kali dirawat inap untuk kasus yang hampir sama yaitu diare. Selebihnya hanya penyakit biasa, yang terngeri ya flu Hongkong, gejala demam ala flu tapi muncul bintik-bintik seperti cacar.
Hanya saja sejak pertengahan tahun lalu, Qadarallah Sydney tetiba batuk tak sembuh-sembuh. Batuknya sih tidak parah hanya seperti berdehem, tapi cukup mengganggu buat saya orang tuanya. Sebelumnya memang Sydney rad…

Flashback: Bazaar TTIC

Berdasarkan publikasi dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian

*Selalu Diserbu Konsumen, TTIC Gencar Gelar Bazar*
Kehadiran Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) di tengah masyarakat kali ini begitu dirasakan manfaatnya oleh konsumen, terutama saat harga beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan jelang Hari Besar Keagamaan khususnya Ramadhan dan Idul Fitri.
Demikian diakui oleh Somad, salah satu pengunjung bazar di Rumah Quran Ar - Rahman Ciputat Tanngerang Selatan (9/6).
TTIC yang semakin gencar melakukan bazar di berbagai tempat sejak awal ramadhan lalu berperan menyediakan kebutuhan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Ketua Panitia Bazar Rumah Quran Risma yang berharap TTIC dapat kontinyu berpartisipasi dalam bazar sejenis. Selain itu Ia akan mengusahakan keterlibatan masyarakat yang lebih luas lagi dengan mempromosikan agenda bazar lebih awal.
Komoditas pangan TTIC yang paling diserbu pengunjung adalah daging sapi yang di patok pada harga Rp. 75.000/kg. Selain itu, bawang putih dan minyak goreng pun langsung habis dalam waktu kurang dari satu jam. Demikian pula dengan komoditas lain seperti telur, daging ayam, bawang merah, beras dan gula.

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

5 Blogger Favorit Saya

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset