Baju untuk Shalat

Image
Sepekan setelah kembali dari kampung halaman. Kami memang sudah beraktifitas seperti sedia kala. Hanya saja, kenangan indah selama di kampung halaman masih belum bisa hilang dari ingatan. 
Masih segar dalam ingatan ketika sepupu saya, Aqil menjadi pemandu saya mengunjungi rumah-rumah yang masuk kategori fakir miskin di gunung. Mobil harus jalan menanjak di medan sempit yang diapit jurang dan tebing. Harus supir yang cukup mumpuni untuk bisa jalan di medan seperti itu. Saya yakin, mobil city car apalagi super car juga tak akan mampu menembus medan yang cukup curam itu.
Sore itu, selepas Ashar dengan sedikit tenaga yang tersisa jelang bedug Maghrib. Saya, Aqil dan supir berencana mengantar sembako. Aqil yang mendata keluarga mana saja yang darurat dibantu. 
Mobil pun tiba di pemberhentian terakhir, dan kami harus jalan kaki melanjutkan perjalanan dengan harus menggotong barang-barang. Tubuh kecil saya dan Aqil yang kebetulan lagi puasa agak terhoyong menahan berat, berjalan miring samb…

Flashback: Ayam Mas Koni


Catatan harian bertanggal 13 Juli 2017:

Sehari menjelang Jumat, biasanya saya sudah heboh berbelanja sayur dan lauk untuk di olah di hari Jumat berkah. Mas Koni, tukang sayur langganan saya pun sudah hafal dengan kebiasaan saya ini. Bahkan terkadang dia yang merancang apa yang akan dimasak dan buah apa yang cocok.

Pagi ini, Mas Koni datang sambil membawa pesanan saya. Rencananya esok saya mau memasak soto ceker dan pelengkapnya untuk makan siang anak-anak.

Selesai menyiapkan pesanan saya, Mas Koni mengambil salah satu ayam segarnya yang paling besar. Dia bilang, "Bu saya titip ya buat anak-anak"

"Serius nih?" kata saya membelalak. Meski hampir setiap Kamis saya berbelanja keperluan Jumat Berkah, Mas Koni selalu mendiskon harga, tapi baru kali ini Mas Koni menitipkan ayamnya untuk saya olah.

"Iya bu.... Saya juga mau sedekah bu...".

Saya tersenyum, "Alhamdulillah... Terima Kasih Mas Koni.... Barakallah!"

"Bantu doa ya bu, supaya saya dapat jodoh solehah"

"Aamiin... Insya Allah ya Mas Koni", saya tersenyum.

Lelaki berusia empat puluhan tahun itu tersenyum bungah.

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2019

Liburan 'Backpacker' Kaum Jetset

5 Blogger Favorit Saya